Selasa, 11 November 2014

tugas 4 filsafat administrasi


Hakekat  filsafat administrasi merupakan hasil pemikiran dan penalaran manusia yang disusun berdasarkan rasionalitas dan sistematika yang mengungkapkan kejelasan sebuah objek formal, yaitu pemikiran untuk menciptakan keteraturan dari berbagai aksi dan reaksi yang diperankan oleh manusia dan objek material, yaitu manusia yang melakukan aktivitas administrasi dalam bentuk kerja sama untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan antar kerja sama tersebut. Untuk mewujudkan pemikiran yang menciptakan keteraturan tersebut dibutuhkan pendidikan kepemimpinan untuk para pelaku administrasi, sehingga aktivitas administrasi dapat berjalan dengan baik.
 Kepemimpinan merupakan sifat atau kemampuan memimpin yang dimiliki oleh seorang pemimpin untuk mengatur pekerja atau bawahannya demi mencapai tujuan organisasi , sifat kepemimpinan manusia dipengaruhi oleh karakter manusia itu sendiri.
Filsafat dalam arti lebih luas dan mendalam, esensi keteraturan dalam administrasi data hubungan pemerintah yang berlangsung secara fungsional yang diciptakan oleh para subjek administrasi sebagai pihak yang diperintah.


Ada beberapa teori karakter manusia yaitu teori X dan teori Y, juga teori Z
menurut  William G. Ouchi.
Teori X adalah  ketika para pekerja pada umumnya berusaha bekerja sedikit mungkin, tidak memiliki gairah dan ambisi  untuk maju. Maka pengarahan yang seharusnya dilakukan adalah bersifat keras,  Hanya dengan jalan ini organisasi dapat berjalan kearah pencapaian tujuan walaupun dengan susah payah.
Teori Y para pekerja umumnya senang bekerja, kreatif dan bertanggung jawab, maka segala keputusan bersifat demokratis.
Teori Z pola umum masa jabatan yang panjang, berulang kali tegas melakukan pemeriksaan, keseimbangan antara pemakaian system informasi manejemen modern, perncanaan formal, menejemen berdasarkan sasaran, serta teknik kuantitatif lainnya dan penilaian pokok personal didasarkan pada pengalaman. Serta beberapa teori lain yang sangat mempengaruhi kepemimpinan seperti ; teory genetic, teory social dan teory ecology.

Bila di gabungkan dengan teori x y z, maka seorang pemimpin harus mengambil yang sikap yang ada didalam teori Y.

Kesimpulan, bila seseorang pada umumnya bersifat malas,tidak memiliki gairah dan ambisi untuk maju, maka dia menjalankan teori X.Sebaliknya jika dia bersifat rajin, kreatif serta mempunyai keinginan  memiliki gairah untuk maju maka dia menjalankan teori Y.
Sebaiknya seseorang megambil sifat yang baik dari teori X dan Y yang disebut teori Z.